Kamis, 25 Juni 2015

KARYA SISWA



Kisahku

Tangisan itu sangat terdengar jelas didalam kamarku, aku mendengar mereka bertengkar hebat, dan ayah tidak segan-segan untuk memukul ibu. Ibu menjerit kesakitan  saat ayah melakukan tindakan kekerasan kepada ibu. Hatiku sakit, air mataku tak henti-hentinya menetes mendengar mereka berdua bertengkar. Ayah memukul ibu rasanya aku ingin menolong ibu dan membawanya pergi,akan tetapi hal itu akan sia-sia aku lakukan. Beberapakali aku mencoba melakukan hal itu tetapi ayah terus menyiksa ibu dan aku dikunci dalam kamar mandi.Aku merasa iri dengan teman-temanku disekolah,mereka sering menceritakan keluarga mereka yang harmonis,kadang aku bertanya kepada Tuhan ‘’ Tuhan apa salah dan dosaku hingga engkau tega menitip ku dikeluarga yang hancur ini?kenapa Tuhan,kenapa?....Engkau tau dan melihat bahkan merasakan aku dan ibu rasakan,batin kami tertekan,jiwa dan raga kami patah,aku dan ibu tak pernah meninggalkan ibadah kami, tetapi engkau tetap saja membiarkan ayah seperti ini’’
Setelah ayah bertengkar degan ibu,ayah pergi tak tahu kemana. Aku bergegas keluar kamar dan pergi keruang tengah,disitu aku melihat ibu yang menangis,ujung bibirnya berdarah,dahinya memar,begitupun dengan betisnya yang masih ada tanda bahwa ibu dicambuk memakai ikat pinggang ayah.Aku tak bisa menahan air mataku,aku berlari ke kamar ibu untuk mengambil kotak obat,sedikit demi sedikit aku mengobati luka-luka ibu. Ibu hanya tersenyum sambil mengeluarkan  air matanya saat melihatku mengobati luka yang dideritanya,air mataku semakin menetes saat ibu tersenyum diatas penderitaan,aku tak tahu harus berbuat apa,aku melihat ibu yang seharian lelah bekerja dan pada saat dirumah bukannya istirahat tetapi dipukul ayah,ibu sangat capek aku bisa melihat dan merasakannya.Aku mengantar ibu ke kamar untuk beristirahat. Dan aku pun kembali ke kamar untuk tidur.
Jam menunjukkan jam 12 tengah malam,aku terbangun mendengar suara telepon rumah dari ruang tengah. Dengan rasa mengantuk aku mengangkat telpon ‘’Halo selamat malam,dengan siapa?’’ tanyaku. ‘’Selamat malam.Saya dari kantor polisi, bapak Fauzi tewas ditemukan dalam mobilnya, beliau diduga sedang mabuk dan menabrak pohon,sekarang beliau berada dirumah sakit hati mulia.’’
Aku tak bisa berkata apa-apa, telpon rumah yang aku pegang jatuh  ke arah kakiku,tanpa membuang-buang waktu aku memberitau ibu. Ibu mengambil jaketnya sedangkan aku mengambil hp yang berada diranjang kamarku,dan tak lupa aku mengambil kunci motor ditas meja belajar.
Aku mengendarai motor dan menggonceng ibu. Aku belum memberitahu ibu,kalau ayah sudah tak bernyawa lagi.Aku tak kuat untuk memberitahunya,air mataku terus mengalir dan mengalir, dalam hati aku berkata kalau malam ini , malam yang penuh dengan tangisan,malam yang tak pernah ku inginkan terjadi.Saat kami tiba dirumah sakit,kami menghampiri polisi dan polisi mengarahkan kami ke kamar mayat. Tangis ibu pecah saat polisi menyuruh kami ke kamar mayat. Ibu berlari ke tempat ayah,mata ibu semakin bengkak saat menangis melihat mayat ayah. Aku hanya bisa melihat dan menangis, seharusnya aku senang melihat ayah meninggal tak ada lagi yang selalu marah-marah dirumah,tak ada lagi yang sering memukul ibu, dan tak ada lagi yang mengunciku dikamar mandi saat ingin menolong ibu disiksa dengan ayah. Keesokkan harinya ayah dimakamkan.
‘’Lin,lina..sini nak! Ibu mau bicara’’panggil ibu dengan begitu lembut. ‘’Iya bu, sebentar’’ jawabku yang langsung bergegas ke arah ibu
‘’Lin,besok kita harus pindah rumah,kita tidak bisa lagi tinggal disini. Ibu harus menjual rumah ini,rumah ini terlalu besar untuk kita tempati berdua.Lina maukan?’’ Aku sedikit kaget dengan ucapan ibu barusan ,kalau boleh jujur sebenarnya aku tak mau pindah,tapi apa boleh buat. Aku langsung menyetujuinya.
Sekarang aku dan ibu pindah ke tokoh kami,dari pada sewa rumah mending uangnya dijadikan tambahan usaha tokoh roti kami. Tak lama setelah ayah meninggal,ibu bertemu dengan seorang mantan pacarnya dimini market,aku mengetahuinya karena ibu menceritakannya kepadaku. Dari pertemuan dimini marketlah mereka sering jalan berdua,mantan pacar ibu sekarang duda,ia bercerai dengan istrinya karena adanya orang ketiga. Selama beberapa bulan,om dedy atau mantan pacar ibu semasa gadisnya,mengajaknya untuk menikah.Aku sebenarnya tak mau ibu mau menikah lagi,tapi aku juga tak mau terus-terusan melihat ibu kesepian.
Ibu dan om dedy pun menikah,om dedy tinggal bersama aku dan ibu ditokoh roti kami.Om dedi baik denganku begitupun sebaliknya. Kami menikmati keluarga baru kami.Baru beberapa bulan menikah sifat om dedy berubah menjadi arogan dan ternyata om dedy sama seperti ayah ,suka memukul. Akhir-akhir ini mereka sering bertengkar dan ibu harus menelan kenyataan pahit,ibu harus merasakan yang namanya KDRT(Kekerasan dalam rumah tangga). Ternyata selama ini aku dan ibu salah menilai om dedy,awalnya ia begitu baik dan perhatian kepada kami dan sekarang semuanya berubah.Keluar dari lubang buaya masuk dalam kandang singa,yah..begitulah yang kami alami.
Minggu ini aku berkemah disekolah dan ibu dengan senang hati mengizinkanku. Aku menyiapkan seluruh perlengkapan yang akan aku bawa. Sebelum pamit pergi, perasaanku menjadi aneh. Tak tau kenapa aku tak ingin meninggalkan ibu ditoko bersama om dedy,aku pun memberitau ibu kalau aku tidak jadi pergi karena perasaanku yang tak enak dan menjadi aneh, tapi ibu tetap menyuruhku pergi.
Aku dijemput dengan saskia, kami berteman dari dua tahun yang lalu,siska adalah anak salah satu pejabat dikotaku jadi tak heran ia menjemputku dengan mobilnya yang mewah.                                                                     Kami menikmati perkemahan kami,walaupun seru dan menyenangkan tapi tetap saja perasaanku tak enak,aku selalu terbayang wajah ibu,aku memilih kembali ke tenda dan menelpon ibu. Berkali-kali aku mencoba menelponnya tetapi nomor ibu tak aktif, aku terus menelponnya tapi tetap saja tidak aktif. Tak lama kemudian saskia memanggilku,katanya aku dipanggil oleh guru-guru. Aku langsung pergi ke tenda guru,aku bingung.Disana terlihat tante alika yang sedang berbicara dengan guru-guru dengan wajah yang sedih,perasaanku makin tidak enak setelah melihat tante alika.Hatiku betanya-tanya apa yang sedang terjadi?                                                                            Tante alika melihatku,ia memelukku sambil menangis dan mengatakan bahwa ibu meninggal dibunuh oleh om dedy hatiku hancur air mataku berderai-derai , badanku lemas,tulang-tulangku terasa tak sanggup menahan tubuhku,kenapa kejadian ini menimpahku? Kehidupanku penuh dengan tangisan dan kekerasan.Setelah mendengar itu semua aku,tante alika,saskia dan salah seorang guru segera ke rumah sakit.Aku tak kuasa menahan tangis saat melihat ibuku berlumuran darah, ia sekarang tertidur untuk selamanya.Rasanya aku ingin sekali membunuh om dedy,aku ingin balas dendam dengannya.Tapi aku selalu mengingat pesan ibu ‘’Kejahatan jangan dibalas dengan kejahatan tapi balaslah dengan kebaikkan’’ itulah sebabnya ibu jika dipukul tak pernah melawan ataupun marah apalagi memukul balik,ia hanya diam dan menangis.
Tak tau pasti kenapa om dedy tega membunuh ibu,yang pasti sekarang om dedy berada dalam penjara,ia dihukum mati.Sekarang aku tinggal bersama tante alika,kami menjual tokoh yang lama dan membeli tokoh yang baru. Tante alika tak punya suami,ia tak mau menikah,tinggal bersamaku saja itu sudah cukup baginya, Ia takut dan trauma jika nanti kejadian yang sama menimpah dirinya.
Empat tahun telah berlalu,kejadian itu tak pernah hilang dari ingatanku,aku terus-terusan mengingatnya.Aku mengalami hal yang sama dengan tante alika,aku takut dan trauma kepada lelaki. Sampai detik ini aku tak pernah merasakan yang namanya pacaran,aku tau mau kejadian yang sama menimpah ibu terjadi kepadaku.Semua lelaki itu sama, mereka tak ada yang tulus ,mereka hanya bisa menyakiti hati para wanita.                                                                                                   Tak terasa aku dan saskia sudah berteman selama enam tahun,kami sering kali bertengkar tapi tak perlu waktu yang lama kami kembali baik. Mami dan papi saskia sekarang tinggal disingapura,saskia tak ingin ikut kesana,ia lebih nyaman tinggal diindonesia.Malam ini aku menginap dirumah saskia,kata saskia sepupunya akan tinggal bersamanya.Tak lama setelah aku sampai dirumah saskia,sepupu saskia datang dengan mobil mewahnya.Aku berkenalan dengannya,namanya ciko dia manis,keren dan kaya,ciko sebentar lagi akan lulus kuliah.
Hari ini adalah ulang tahun ibu,tepat tanggal empat bulan april ia seharusnya berumur 41 tahun tetapi Tuhan berkehendak lain,Kesedihan menghampiriku,aku duduk dipinggir kolam rumah saskia,sesekali air mataku jatuh,ciko menghampiriku dikolam.ciko tau kalau aku sedang sedih,aku menceritakan semua yang aku  dan ibu alami semasa hidup kami.Mata ciko berkaca-kaca saat aku menceritakan semuanya,tak terasa kami ngobrol sampai jam setengah dua malam,ciko menyuruhku untuk tidur dan ia mengantarku ke kamar saskia.
Saskia membuka jendela kamar, sinar matahari membangunkanku. Aku melihat jam sudah pukul sembilan pagi,saskia menarikku dari tempat tidur dan menyuruhku mandi. Setelah mandi aku disuruh turun ke ruang makan untuk sarapan pagi. Dimeja makan sudah ada saskia bersama ciko,ciko mengedipkan matanya kepadaku dan mengucapkan ‘’Selamat Pagi’’ aku hanya bisa tersenyum setengah bibir saat ia mengucapkan selamat pagi. Aku langsung duduk dan mengambil roti dan minum susu.                                                                                                               Hari ini libur, saskia ke rumah rara teman sekelasnya. Katanya  saskia ada perlu dengan rara.Aku dirumah saskia bersama ciko,kami kembali ngobrol didepaan tv saskia, ciko mengajakku jalan-jalan tapi aku menolak,semakin aku menolak semakin dia terus memaksaku untuk pergi.Akhirnya aku menerima ajakan ciko,ini pertama kalinya aku jalan bersama cowok,aku juga baru mengenalnya tetapi kami sudah akrab.Aku merasa nyaman berada disamping ciko,itulah mengapa aku mau menerima ajakkannya.
Malam pun tiba,aku menyuruh ciko untuk mengantarku pulang ke rumah saja,karena tante alika sedang tak enak badan.Aku tak menyadari ternyata hpku ketinggalan dimobil ciko.Keesokkan harinya,aku kembali kerumah saskia untuk mengambil hp, namun rumah saskia ternyata sepi.Aku hanya bertemu dengan ciko didepan tv,aku menanyakan dimana hpku,dan ia mengatakan hpku berada dikamar saskia. Saat aku membuka kamar saskia,ternyata saskia sedang mengetik dilaptop. Aku melihat laptop yang dipakai saskia ternyata bukan laptopnya tetapi laptop ciko.Aku segera mengambil hpku yang berada diatas meja samping tv. Saat aku mau pamit pulang ke rumah,saskia meminta tolong kepadaku untuk meneruskannya mengetik,dengan senang hati aku pun membantunya.Saat aku menggantikan saskia,saskia segera ke kamar mandi untuk mandi.
Aku bingung dengan apa yang diketik saskia,aku membacanya tulisan itu dari awal dan ternyata.....? astaga , apa ini? Ini adalah kisah hidupku tapi kenapa ciko menyuruh saskia mengetiknya dilaptop? Cerita ini benar-benar kisah hidupku,dimulai dari pertengkaran ayah dan ibu sampai pertemuanku dengan ciko. Namanya tokohnya saja yang berbeda tapi ini benar-benar kisah hidupku,spontan marahku bangkit dan meluap. Saat ini hati dan perasaanku diselimuti tapi yang sebentar lagi akan menyala-nyala. Aku mengetok-ngetok pintu kamar mandi ,saskia membuka pintu kamar mandi yang hanya mengeluarkan kepalanya dengan wajah yang jengkel ,rambutnya dipenuhi dengan busa sampo ‘’Ada apa sih lin ?’’ Tanyanya kesal. ‘’Laptop itu benar-benar punya ciko ? ‘’ Tanyaku balik. ‘’Iyalah,masa punya aku?kamukan tau aku nggak berbakat nulis novel’’jawab saskia dengan santainya.’’Apa novel ? sas, kamu nggak sadar apa? Kisah didalam novel itu,kisah hidupku.
Saskia begitu kaget mendengar perkataanku tadi. Aku langsung keluar dari kamar saskia dan tanpa sadar aku membanting pintunya, aku menuruni tangga dan secepat mungkin aku menghampiri ciko. Ciko yang dari tadi kaget melihatku membanting pintu dan menuruni tangga dengan begitu cepat dan kini aku berada didepannya dengan amarah yang berapi-api. ‘’Jadi kamu novelis?kenapa nggak cerita ke aku ? apa maksud kamu apa nulis kisah hidup aku ? siapa yang izinin kamu?haa?jawab!Ayo jawab!!!’’Bentakku .’’Lin,gimana aku mau jawab kalau pertanyaan kamu begitu banyak’’jawab ciko dengan begitu tenang. ‘’Jadi benar kamu manfaatin aku?iya?kamu pengen menggali kisah hidup aku dan tuangin ke dalam sebuah novel. Hebat kamu,selain habat kamu juga nggak punya perasaan.Aku pikir kamu beda dengan cowok lain diluar sana, tapi aku salah.Aku salah , aku nggak mau kenal kamu lagi!!!!’’
Ciko hanya diam saat melihatku mengatakan semuanya. Aku langsung beranjak pergi dari rumah saskia,aku menghapus air mataku.Sambil berlari kecil,saskia yang sudah terlihat segar dan cantik sedang menuruni tangga dan memanggilku tapi aku tidak ada niat untuk menoleh sedikit pun
Tiga minggu berlalu,kejadian itu masih ku ingat ,Aku marah dengan ciko,semenjak kejadian itu aku tak ingin bertemu dengan siapa-siapa,saskia begitu ngotot ingin bertemu denganku tapi aku menolaknya.Tak jarang aku mengurung diri dikamar.                                                         Ada yang aneh dengan perasaanku,amarahku begitu besar dengan ciko tapi kerinduanku jauh lebih besar, Tuhan...apakah aku menyukainya? ‘’Oh , tidak !Jangan!’’ Batinku.                                                                                      Aku merindukannya,aku membutuhkannya.Sudah tidak bisa dipungkiri lagi aku benar-benar menyukainya.Tapi kenapa harus dia yang memanfaatkanku ? ah sudahlah yang jelas sekarang aku menyukainya.
Tante alika mendatangiku dan membawa kabar bahwa saskia sedang  sakit,tidak ada yang menemaninya dirumah dan dia begitu lemas.Aku panik tujuh keliling tanpa bertanya lagi aku langsung pergi ke rumah saskia.Aku berlari ke kamar saskia dan mendapati kamarnya kosong,saat membalikkan tubuh aku berpapasan dengan ciko.Ciko menatapku dengan mata yang berkaca-kaca , dia begitu pucat,badannya sedikit kurus,dia seperti orang depresi.Ciko memelukku dengan begitu erat ia menangis terseduh-seduh , ia meminta maaf dangan apa yang sudah ia lakukan.Ciko menyesali perbuatannya,dan ia jujur awalnya ciko penasaran denganku dan saat mendengar kisahku ia begitu Kagum denganku dan ibu karena telah menjadi wanita yang tegar.Ia tak ada niat memanfaatkanku hanya saja ciko menunggu waktu yang tepat untuk memberitahuku.Karena penasaran bercampur kekaguman ciko mengakui kalau ia menyukaiku.Saking ia ingin bertemu denganku ia rela menyuruh saskia berbohong sakit agar aku bisa kerumahya.
Pada saat itu ciko   mengungkapkan perasaannya,ia juga bilang bahwa ia depresi karena kesalahannya itu.Dan saat itu juga aku membalas perasaanku kepadanya.Aku tak pernah menduga akan berpacaran,namun takdir berkata lain. Kami menjalin hubungan sepasang kekasih,traumaku seketika musnah .Aku menyuruh ciko melanjutkan novel itu dan segera menerbitkannya.Dan ternyata novel itu diterima masyarakat dengan baik,begitu banyak pujian yang kami terima .                  

Nama : Meygita Risky Lambe          
Kelas : X-baya                                                        


*FRASA SMAN 4 KENDARI

Rabu, 17 Juni 2015

MARHABAN YA RAMADHAN

Tak terasa 11 bulan berlalu dan kini kita kembali berjumpa denganmu. Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah dan ampunan. Saatnya menyucikan hati dan membersihkan diri. Saatnya untuk lebih mendekatkan diri pada-Nya. Menjauhi keburukan dan memperbanyak ibadah pada-Nya.

Dengan ini kami Keluarga Besar OSIS SMA Negeri 4 Kendari mengucapkan,

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1436 H

Semoga  amal kita diterima disisi Allah SWT.
Amin~



LKBB SMAN 1 KENDARI TAHUN 2015

            LKBB atau yang lebih dikenal dengan Lomba Kreasi Baris-Berbaris adalah merupakan salah satu event yang tiap tahun diadakan oleh seluruh sekolah yang berada di Kota Kendari yang berasal dari ordibasis PASKIBRA.

            Pada tahun 2014 yang lalu SMAN 4 Kendari adalah tuan rumah untuk Lomba Kreasi Baris-Berbaris yang diikuti oleh beberapa sekolah seperti SMAN 1 Kendari, SMKN 2 Kendari, SMAN 2 Kendari dan SMA se-kota Kendari lainnya.

            Pada tahun ini, SMAN 1 Kendari menjadi tuan rumah untuk lomba ini dengan mengangkat tema “Disiplin, Inovatif dan Berkreasi Dalam Peraturan Baris Berbaris”. Lomba ini seperti tahun-tahun sebelumnya, mendapatkan apresiasi dan antusiasme dari seluruh SMA se-kota Kendari yang diadakan di SMAN 1 Kendari.

           Tak terkecuali juga SMAN 4 Kendari yang tahun 2015 ini ikut memeriahkan lomba ini dan bertanding secara ketat melawan SMA se-kota Kendari. Khusus SMAN 4 Kendari lomba ini diikuti sebanyak 32 siswa, 16 Siswa dan 16 Siswi.

Saat latihan LKBB sesuai dengan namanya yakni latihan kreasi baris-berbaris sama dengan baris-berbaris pada umumnya namun diberikan beberapa kreasi agar terlihat unik dan menarik serta menampilkan kreativitas dalam baris-berbaris yang dilakukan kurang lebih selama 2 bulan tanpa adanya kendala yang terjadi dan semua prosesnya berjalan dengan lancar.

           Adapun persiapan khusus selama latihan ini tentunya ada, yakni pada saat H-1 perlombaan tersebut berupa persiapan mental kepada para peserta.

KARYA SISWA

KURSI BERDARAH

Hai , namaku talita . aku seorang siswi kelas X di SMAN Nusa indah . aku seorang siswi yang cerdas dengan segudang prestasi, itu sebabnya tak sedikit teman kelas ku yang membenciku. Mereka selalu memandang ku sebelah mata . mereka selalu menilaiku dari sisi negatif , itu lah yang sering membuatku menjadi tidak nyaman saat berada di sekitar mereka. Ya, mereka memang bukan teman yang baik. Sifat yang tak pernah terlepas dari diri mereka adalah “IRI DAN DENGKI” . selama ini aku selalu berusaha untuk bersikap biasa saja di hadapan mereka walaupun ada rasa sakit yang mendalam di hatiku.

Mereka sering memanggilku dengan sebutan sebutan yang menggambarkan betapa irinya mereka dengan ku. Hal itu ku anggap biasa, semua orang di dunia ini berhak untuk itu. Aku memang tipe siswi yang senang bergaul dengan semuanya, aku bersahabat kepada siapa pun itu , di luar kelas pun aku memiliki banyak teman, mungkin karena aku mengikuti banyak ekstrakulikuler di sekolah ku. Ya , entah kenapa aku gemar mengikuti kegiatan, aku gemar menyibukkan diri ku sendiri. Walaupun terkadang aku sering merasakan kelelahan .

Pagi ini , hujan turun begitu derasnya. Mau tak mau aku harus kesekolah. Aku paling tidak nyaman jika harus berdiam diri di dalam rumah tanpa aktivitas yang bermanfaat bagi ku . itu sebabnya aku memaksakan diri ku untuk berangkat menuju sekolah.

Kelas masih sepi, tak seorang pun di dalamnya. Aku termenung menunggu sahabat sahabat ku datang . tiba – tiba saja aku memikirkan nama nama panggilan yang di berikan teman kelasku untuk ku . sekarang aku merasa kurang nyaman dengan panggilan- panggilan itu . kurasa mereka sudah bersikap berlebihan pada ku.

“heyyy talita!” yanti mengagetkan ku
“eh , yanti. Ngagetin aja”
“datang jam berapa tal? Nggak kehujanan?”
“kehujanan lah , ga liat hujan nya deras banget” omel ku
“ya elah , nyolot banget sihh, kan Cuma nanya” ucap yanti menarik hidungku
“aduhh” aku memegangi hidung ku yang memerah
“apaan sih , sakit tau” sambung ku

Kini , kelas tak sesepi tadi . semuanya sudah datang, namun sepertinya bu tia tak masuk hari ini. Mungkin karena hujan. Hal ini membuat Semuanya sibuk dengan aktivitas masing – masing , begitu pun aku , aku sibuk mengerjakan tugas rumah yang di berikan pak yanto kemarin.

“ya elah, itu tugas rumah kali , ngapain kerja disini. Pengen banget ya di bilangin pinter?” mely menegurku
“udah lah mel , tau sendiri kan , dia itu rajin” sambung deni
“hah? Rajin? Mana mungkin,  Sok rajin baru iya!” sambung tasya

Semuanya menertawakan ku , seakan akan aku ini mainan lucu bagi mereka . aku hanya tersenyum manis pada mereka semua, fikir ku . itu urusan mereka , terserah mereka mau ngomong apa. Mereka semua terus-menerus mengolok-ngolokku , hal ini membuat ku geram. Mungkin karena mereka selalu melihatku tertawa mereka merasa aku tak bisa untuk melawan pada mereka semua. Namun mereka salah. Aku diam bukan berarti aku tak bisa membalas semua apa ayang mereka lakukan padaku.

Bell pulang pun berbunyi , hari ini kami hanya 1 kali masuk . banyak guru yang tak hadir.

“Di sampaikan kepada siswi yang mengikuti loma OSN tingkat nasional agar segera keruang wakasek sekarang juga” suara speaker mengagetkanku

“Talita!” panggil Yanti
“Iya?” aku menoleh
“Jalan yuk?” ajaknya
“Kemana?” tanyaku
“Aduh aduh gak salah tuh yanti ? kamu ngajak dia ? mana mau , dia kan sibuk ngurus lomba nya itu” tiba-tiba saja Tasya datang
“Hey, aduh jadi orang sibuk banget sih” ucap ku dengan menarik Yanti

4 bulan berlalu, sepertinya teman-teman kelasku ini semakin menjadi . bahkan tak jarang mereka semua bersatu untuk menjatuh kan ku di hadapan guru ku . dan hal itu pula yang membuat ku ingin mencabik-cabik wajah mereka. Diantara mereka semua Deni lah yang selalu mengejekku , bahkan tiap kali aku bertemu dengannya Ia selalu mengejek ku . di mana pun itu . dan tak jarang pula Deni membuatku malu di hadapan anak anak kelas lain.

Hari ini aku ada kelas olah raga . aku menuju kamar mandi untuk mengganti seragam ku, setelah itu Aku menuju lapangan basket. Dan sepertinya kali ini Aku terlambat . semua orang menatapku begitu tajam. Namun seperti biasa ,Aku masih tetap tersenyum melihat mereka.

“Ini nih yang buat kita di marahin” omel Deni melihat ku
“Apa an? Kok Aku?” tanya Ku heran
“Iya kamu , ganti baju ada se-jam!” Mely berdiri pergi dengan di ikuti teman kelas Ku yang lain
“Hahh? Seperti nya aku ganti baju gak cukup 5 menit kok” batinku

Siang ini aku pulang terlambat aku harus mengerjakan tugas ku terlebih dahulu. Aku memang selalu mengerjakan tugas di kelas setelah jam pelajaran selesai. Dalam kelas masih ada Aku dan Deni. Deni tengah sibuk dengan laptopnya. Sepertinya Ia sedang bermain games, hal itu bisa Ku tebak dari raut wajah nya yang sangat serius. Aku menghampirinya dengan mencoba untuk bercerita dengan nya.
Dalam kelas ini , sepertinya ialah siswa laki-laki yang paling membenci ku, maka dari itu pula aku ingin mengetahui alasannya membenci ku.

“Den boleh tanya gak?” ucap Ku pelan
“Apa an?” jawab Deni dengan suara yang sedikit kasar
“Kenapa sih kalian semua tuh benci banget ama aku?” tanyaku
“Hahhahaha karna lo gak asik , lo tu sok pintar”

Ucapan Deni yang singkat itu membuat hati ku seakan akan tertusuk jarum-jarum yang sangat tajam. Aku kembali duduk di bangku ku. Aku terdiam sejenak, mencoba menahan emosi. Aku terus menerus mengalihkan tatapan ku. Tapi tak bisa! Aku tak bisa. Sepertinya dalam hati ku ini sudah hancur, hancur dengan perkataan Deni yang singkat namun mendalam bagi ku itu.

Aku terus mencoba untuk menenangkan diri ku . kini aku keluar teras depan kelas. Aku melihat seorang tukang di depan sana sedang mengerjakan pintu kelas X5 . aku melihat sebuah parang tajam di samping tukang tersebut. Tiba-tiba saja tukang tersebut meninggalkan tempat itu dan masuk kedalam kelas X5, niat jahat pun timbul  rasa nya aku ingin membunuh Deni hari ini juga. Mungkin ini ide gila dan Aku rasa aku memang gila, Aku berlari mengambil parang tersebut dan masuk diam-diam kedalam kelas. Deni masih serius menatap layar laptopnya dengan bermain games begitu serius. Aku menarik napasku . mengumpulkan nyaliku dan arrrrgghhhh!!

Darah berhamburan di mana-mana . parang itu tertancap begitu dalam hingga menembus belakangnya. Aku terdiam dan segera pergi meninggalkan Deni.

“Aku udah ngebunuh Deni, Aku ngebunuh orang! Ini pasti mimpi” batin ku

Esok harinya, aku masih kesekolah dengan santainya tanpa memikirkan sesuatu yang terjadi kemarin.

Oh astaga , rupanya belum ada yang menemukan mayat Deni. Ia masih duduk manis di kursinya dengan parang yang masih menancap di dadanya, matanya melotot. Kursinya penuh dengan darah. Rasa nya aku ingin gila, gila dan gila, Aku meninggalkan kelas. Bersembunyi di belakang kelas. Aneh memang aneh kurasa mereka semua tak akan tahu bahwa yang membunuh Deni itu Aku. Namun sepertinya rasa takut ku sangat besar. Padahal sewaktu menancapkan parang tersebut di dada Deni aku tidak merasa kan takut, namun mengapa dengan hari ini.
“Aaaaaaaaaa.... Deniiiii”

Terdengar suara seorang wanita dari dalam kelas. Ku rasa itu Mely aku segera berlari kembali menuju kelas dengan bersikap seolah-olah bukanlah aku pembunuhnya. Mely terduduk lemah di lantai, Ia terus menangis, Aku mencoba menenangkannya. Siswa kelas lain pun mulai berdatangan.

3 hari setelah kepergian Deni , masih teringat di benakku bagaimana kejam nya diri ku saat membunuh deni. Terkadang aku menyalahkan diriku sendiri. Aku rasa aku sangat bodoh membunuh seseorang cuma karena ucapan singkatnya.

Malam ini malam yang indah, Bintang-bintang di langit bersinar begitu indahnyanya. Namun sepertinya aku tak bisa berlama-lama untuk melihat pemandangan indah ini. Rasanya mataku sudah akan tertutup begitu saja. Aku mencoba untuk memandangi bintang-bintang itu. Tiba tiba saja seseorang memegang pundakku.

“Hey! Talita”
“iyah” aku menoleh

Dan aaaaaaaaaa.... itu Deni ! iya Deni . aku berteriak histeris di sertai tangisanku  . mana mungkin orang yang udah wafat bisa bangkit kembali.

“Hey Tal , lo ga usah takut” ucap Deni pelan
“Eh hantu! Pergi lo ! udah deh den ngapain sih lo gangguin gue hah!? Lo mau balas dendam ke gue?, lo tu emang pantas , pantas mati.” Bentak ku dengan berjalan mundur
“gue Cuma pengen bilang ke elo. Lo nggak usah takut. Karena bentar lagi lo bakal jadi seperti gue” sinis deni
“ehh lo jangan macam macam yah, gue ngga ngebunuh loe, sumpah , gue khilaf!!” ucapku melangkahkan kaki ku ke belakang

Aku terus menangis aku ngga mau nyusul deni. Aku ga mau mati.

“Kematian harus di balas dengan kematian Talita! Lo jahat, lo harus di jahatin, lo udah ngebunuh gue, lo ngebunuh gue talita! Lo udah buat hidup gue singkat, lo udah buat orang tua gue sedih, gue benci lo Talita, lo harus mati!”

Aku menutup telingaku . aku tak sanggup mendengarkan perkataan Deni. Dan..

“morning sayang, bangun dong udah pagi ayo kesekolah”  ibu membangunkan ku
“morning too momy”

Aku berangkat menuju sekolah, bertemu dengan semuanya , Aku sangat tertekan dengan mimpi semalam . Aku gak bisa ceritain mimpi itu ke siapa pun . aku ga mau mereka tau, kalau aku yang ngebunuh Deni.

Bell masuk pun berbunyi Aku segera berlari menuju kelas. Dan belajar seperti biasanya. Aku menoleh ke kursi deni. Kini kursi itu masih berhamburan darah. Petugas sekolah  telah mencoba untuk menghilangkan darah itu namun tak berhasil , terkadang mereka pun sering mencoba untuk membuang kursi itu namun mereka selalu mengatakan kursi tersebut sangat berat. Dan sekarang tak seorang siswa yang berani duduk di kursi berdarah itu.

Aku melihat Deni duduk di kursi itu , ia tersenyum sinis padaku. Aku mengalihkan pandangan ku. Jantung ku berdetak begitu cepatnya saat melihat beberapa petugas kepolisian di depan kelasku. Mereka masuk kedalam kelas. aku menunduk sampai saatnya petugas tersebut memanggil namaku. Seluruh teman kelas ku pun sontak menatap ku dengan kebencian. Bahkan mely melempariku dengan sepatunya. Kini aku melewati masa-masa SMA Ku di dalam penjara.


*FRASA SMAN 4 KENDARI

Senin, 01 Juni 2015

EARTH HOUR

Earth Hour merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk memperjuangkan kehidupan bumi beserta isinya agar kehidupan makhluk didalamnya dapat berlangsung dengan baik tanpa gangguan dari luar bumi.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa bumi sekarang sudah berada pada zona yang memprihatinkan. Hal ini terjadi akibat faktor alam dan tak jarang disebabkan oleh kerakahan manusia yang berdampak kembali kepada manusia itu sendiri beserta makhluk lainnya.
51% listrik di Indonesia masih menggunakan batu bara yang berasal dari fosil-fosil jasad-jasad krenik ribuan bahkan ratusan tahun yang lalu. Tetapi, sangat disayangkan bahwa batu bara ini merupakan salah satu sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Untuk itu salah satu bentuk mengurangi penggunaan batu bara dengan meenghemat listrik.
Event Earth Hour ini sebagai sarana pengingat kita bahwa alam ini diciptakan agar manusia dapat menjalani aktivitasnya dengan baik dan lancar tanpa kendala apapun.
SMAN 4 Kendari juga tak luput dari pelaksanaan kegiatan ini. Di SMAN 4 Kendari sendiri, Earth Hour dilaksanakan pada tanggal 2-3 Mei 2015 yang bertemakan “1 jam tanpa listrik menyelamatkan 1 jam hidup Bumi”. Diikuti sekitar 70-75 orang siswa SMAN 4 Kendari dengan waktu pelaksanaannya 1 malam.  Kegiatan ini betujuan untuk menghemat listrik serta melindungi bumi kita agar tetap lestari.
Pada pelaksanaannya terdapat beberapa persiapan khusus menjelang Earth Hour diselenggarakan, seperti lilin dan perlengkapan lain serta kegiatan-kegiatan yang sudah dirancang 1  minggu sebelum hari-H agar bisa berjalan dengan baik dan lancar.
Terdapat beberapa kendala yang terjadi saat persiapan ini antara lain kurang solidnya para panitia dan kendala cuaca yang mengakibatkan waktu pelaksanaan kegiatan diundur sekitar 10 menit.

Walaupun terjadi beberapa kendala dalam pelaksanaan Earth Hour ini, tapi selaku Ketua Panitia berharap semoga kegiatan Earth Hour ke depannya bisa menjadi lebih baik dan bisa meneruskan kegiatan seperti ini lagi sehingga kegiatan-kegiatan yang dilenggarakan SMAN 4 Kendari menjadi bermanfaat siswa-siswi SMAN 4 Kendari.


Kamis, 28 Mei 2015

KARYA SISWA

JANGAN REMEH KAN KAMI
Karya : Sri Wahyu Nensi

Kami memang tak sehebat kalian
Kami memang tak secerdas kalian
Kami memang tak sepandai kalian
Kami memang tak sepintar kalian

Kami memang hanya siswa biasa
Tapi kami hadir disini
Bukan untuk mendengarkan cemohan dan hinaan kalian
Kalian siswa! Sama dengan kami

Kalian tak berhak sedikit pun untuk menghina kami
Kalian sama sekali tak berbeda dengan kami
Pengetahuan dan kemampuan kami mungkin berbeda dengan kalian
Sehingga jangan remehkan kami

Kami memiliki kemampuan begitu pun kalian
Kami memiliki kelemahan begitu pun kalian
Hargai kehadiran kami
Hargai , jika kalian mengaku cerdas


*FRASA SMAN 4 KENDARI

PRESTASI SISWA

Berikut daftar prestasi siswa - siswi SMA Negeri 4 Kendari ( April ) :

1. Juara 1 Horison Cup Futsal 2015

Rachmat Rusmanto                         XII IA 6
Tri Pandu Istianto                            XII IA 6
Muh. Abid Arifbillah                      XII IA 6
Kahfi Nur Sidupa                            XII IA OLIMPIADE
Muh. Ahzan Hasrib                         XII IA 1
Ahmad Riadi                                   XII IA 4
Muh. Mudzakir                               XII IA 4
Andika Chandra                              XII IS 1
Iskandar Zulkarnain                        XI MIA CI
Irwan Ghiana P.                              XI MIA 1




2. Juara 3 Festival Tari Lulo Kreasi Se - Kota Kendari 2015


Ld. Vidino Islamy S.                         XI MIA 3
Fazlur Rachman                                 XI MIA 5
Yayan Yustika                                   XI MIA OLIMPIADE
Sri Rahmisari R.                                XI MIA OLIMPIADE
Masita Rosaleha                                XI MIA OLIMPIADE
Zakiah Rezky                                    XI IIS OLIMPIADE
Mellyana Thalika A.                         X MIA 4
Nur Aisyah                                        X MIA 2


 3. Juara 2 Taekwondo Training Centere Cup 4

Reyka Lorenza K                              XI IIS 2

4. Juara 3 LKBB SMAN 1 Kendari Tim B

Pricil Claudia                                   XI MIA 4
Khusnul Khatimah                           X MIA 1
Muhaidir Wanty S.                          X MIA 5
Adinda Putri                                    X MIA 5
Elvanny Sagita                                X MIA 3
Gwinny Tirza                                  X MIA 3
Selvi Aulia Sari                               X MIA 4
Irmayani Jubir                                 X MIA 4
Friska Clarista                                 X MIA OLIMPIADE
Aulia Wiwi                                      X MIA CI
Wd. Nur Syafa’ah                           X MIA 2
Ayu Oktavia                                    X MIA 3
Amalia Putri                                    X MIA 3
Nurul Afifah                                    X MIA 4
Nurmeliana Retno                           X MIA 4
Regita Cahyani                                X IIS 2



5. Juara 1 LKBB SMAN 1 Kendari Tim A

Ld. Muh. Baharudin Y.                   XI IIS OLIMPIADE
Naviud M. Akbar                            XI IIS OLIMPIADE
M. Anzal Mubarak                          X MIA 1
Firmansyah Guntur                         X MIA 3
Raden Akhmad Difa                       X MIA 1
Muh. Aldy                                       XI MIA 4
Ajrun Kabir                                     X MIA 4
Muh. Farhan                                    X MIA 5
Djody Riktian                                  X MIA 5
Andi Fathur                                     X MIA 7
Alif Kufari                                       X MIA 5
Suriono                                            XI MIA 5
M. Husni Thamrin                           XI MIA 1
Irwan Giana                                     XI MIA 1
Dizky Afrianto                                XI IIS OLIMPIADE


6. Juara Kostum Terbaik LKBB SMAN 1 Kendari Tim A

Ld. Muh. Baharudin Y.                   XI IIS OLIMPIADE
Naviud M. Akbar                            XI IIS OLIMPIADE
M. Anzal Mubarak                          X MIA 1
Firmansyah Guntur                         X MIA 3
Raden Akhmad Difa                       X MIA 1
Muh. Aldy                                       XI MIA 4
Ajrun Kabir                                     X MIA 4
Muh. Farhan                                    X MIA 5
Djody Riktian                                  X MIA 5
Andi Fathur                                     X MIA 7
Alif Kufari                                       X MIA 5
Suriono                                            XI MIA 5
M. Husni Thamrin                           XI MIA 1
Irwan Giana                                     XI MIA 1
Dizky Afrianto                                XI IIS OLIMPIADE



7. Danpok Terbaik LKBB SMAN 1 Kendari

Ld. Muh. Baharudin Y.                   XI IIS OLIMPIADE



8. Juara Umum LKBB SMAN 1 Kendari

Tim A dan Tim B



9. Juara 2 Kejuaraan Basketball Antar Pelajar Se - Sulawesi Tenggara Komperdan Cup 2015

Arung Patandianan                           XII IA 4
Satria Maramis                                 XII IA 5
Harisman Jaya                                  XII IS 1
Bondan Febriadi                               XII IS 2
Jhones Erwanto                                 XII IS 2



10. Juara 1 Voli Sampara Cup Tahun 2015

Fitriani Yusuf                                     XI IIS 2
Yuliana Lasmita                                 XI MIA 6
Dwi Arini                                           XI MIA 5
Nur Fadhilah Alwan                          X MIA OLIMPIADE
Novi Adriani                                      XII IA 2
Ayu Oktaviani                                    X MIA 3
Nur Afiat                                            X MIA 7
Sendri                                                 XI MIA 3
Niluh Nadya Laksmi                          XI MIA OLIMPIADE
Ni Made Meytri                                  X MIA 6
Ferrini Kasy                                        X MIA 6
Shely Puspita Sari                               X  MIA 5



11. Juara 1 Basket Putri

Rezky Woelandi                                 XII IA OLIMPIADE
Victoria Jeniffer                                  XI IIS OLIMPIADE
Nurul Wulandari                                 X MIA 1
Rhany Eka Putri                                  X MIA 2
Cindy Clara                                         X MIA 1



12. Juara 3 LCT Gebyar Inovasi Kimia (GIK) 2015 Se - Sulawesi Tenggara

La Safuan Askar                                XII IA OLIMPIADE
Nur Syifa Rahmatika                         XII IA OLIMPIADE
Sri Ayu Andini                                  XI MIA CI



13. Juara 3 Lomba Senam Pramuka Kreasi Bina Niaga 3 Tingkat Ranting Kadia 2015

Vidya Anggraini                                 XI MIA 6
Elsa Triasari                                      XI IIS 2
Anaway Istiqomatul                           XI IIS 2
Ika Permata Sari                                 X MIA 2
Syahnaz Nabila A.                              X MIA 6
Kenia Ika Fadillah                              X MIA 6



14. Juara 1 Festival Band Pentas Seni Antar SMA/SMK Se - Kota Kendari

Ld. Muh. Sofyan                               XI IIS OLIMPIADE
Ld. Muh. Baharudin                          XI IIS OLIMPIADE
Muh. Febryansyah                             XI IIS OLIMPIADE
Muh. Husril                                       XI IIS OLIMPIADE
Siska Wahyu Ningsi                          X MIA 6



15. Juara 2 Pertolongan Pertama (P2) Hendry Dunan Cup 3 SMAN 1 Kendari Tingkat Wira Se - Kota Kendari

Muh. Aldy                                        XI MIA 4
Muhammad Fadel R.                        X IIS OLIMPIADE
Ending Sulistio                                 X MIA 4



16. Juara 2 LCT Hendry Dunan Cup 3 SMAN 1 Kendari Tingkat Wira Se - Kota Kendari

Iskandar Zulkarnain                         XI MIA CI
Wisnu Nugraha                                XI MIA 4
Setya Sultrasari                                X MIA 2



17. Juara 1 Bongkar Pasang Tandu (BPT) Hendry Dunan Cup 3 SMAN 1 Kendari Tingkat Wira Se - Kota Kendari

K. Aldy Juliardika                           XI MIA 3
Muh. Ramadhani                             XI MIA 6


18. Juara Umum Hendry Dunan Cup 3 SMAN 1 Kendari Tingkat Wira Se - Kota Kendari

Agustina Elisa P.                            XI MIA 5
Wisnu Nugroho                              XI MIA 4
Iskandar Zulkarnain                        XI MIA CI
Mela Marsya                                   XI MIA 3
K. Aldy Juliardika                          XI MIA 3
Miuh. Ramadhani                           XI MIA 6
Muh. Aldy                                      XI MIA 4
Rinaldi Pratama                              XI MIA 4
Muh. Amin                                     XI MIA 4
Alifa Ainayah                                 X MIA OLIMPIADE
Setya Sultrasari                               X MIA 2
Khusnul Khotimah                          X MIA 1
Azizah Al-Fitria                              X MIA 7
Ending Sulistio                                X MIA 4
Muh. Fadhel Ramadhan                  X IIS OLIMPIADE
Andre Gunawan                              X MIA 7